Hajian Domestik: Mencari Hamlah yang Sesuai

Posted on Posted in Bimbingan

Bagi ekspatriat yang bermukim di Arab Saudi, menunaikan ibadah haji merupakan perkara yang sudah di ambang pintu. Artinya, tinggal persiapkan harta, fisik dan ilmu, maka tidak perlu mengantri puluhan tahun sebagaimana yang dialami warga Indonesia lainnya di Tanah Air.

Oleh karenanya, sangat mengherankan jika seorang muslim yang telah menginjakkan kakinya di Arab Saudi, tetapi lemah keinginan berhaji ke Tanah Suci dengan segera.

Setelah memantapkan niat dan terkumpul sejumlah uang untuk biaya hajian, langkah berikutnya memilih biro perjalan haji dalam negeri (domestik) Arab Saudi.

Agen penyedia jasa hajian ini, biasa disebut syarikah likhidmatil haaj al-dakhili (perusahaan penyedia jasa haji dalam negeri), atau juga disebut hamlah. 

Setelah diberlakukannya sistem online, memilih hamlah mejadi lebih transparan dan mudah. Hanya saja, bagi eskpatriat non Arab tidak disediakan penerjemah selama manasik haji di Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina).

Untuk itulah, sebagian warga non Arab mencari grup atau kelompok hajian sesuai dengan bangsa dan bahasanya agar mempermudah menunaikan manasik haji.

Bagi warga Indonesia, mencari hamlah atau grup hajian, tidak mudah, dikarenakan minimnya informasi dan tidak semua kota di Arab Saudi terdapat koordinator yang mengaturnya.

Belum lagi, masih marak penipuan dilakukan oleh beberapa orang demi mencari keuntungan materi. Tetapi setelah dimulainya kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang memberlakukan pembelian surat izin berhaji (tasreh) secara online beberapa tahun terakhir, pemalsuan tasreh tidak terjadi lagi, kecuali di beberapa kota yang telah menjadi tradisi lama.

Berikut beberapa tips memilih hamlah yang diharapkan dapat menjadi sarana menunaikan ibadah haji sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

  • Dikenal dari jemaah haji sebelumnya yang memiliki pengalaman hajian bersama grup tersebut.
  • Mengikuti peraturan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
  • Memberikan informasi yang memadai terkait proses perjalanan haji, seperti penetapan biaya, fasilitas, dan lain sebagainya.
  • Memiliki pembimbing untuk fikih manasik dan pemandu di Armina.

Semoga ekspatriat yang telah memasang niat hajian dimudahkan Allah untuk menunaikannya, dimudahkan dalam memenuhi biaya, diberi kekuatan fisik dan memahami ilmu manasik haji dengan baik. jalal

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *