Biaya Hajian Dalam Negeri Arab Saudi

Posted on Posted in Info Haji

Di antara yang paling banyak ditanyakan oleh calon jemaah haji dalam negeri Arab Saudi (lokal/domestik) adalah permasalahan biaya untuk hajian. Di Indonesia dikenal sebagai ONH, Ongkos Naik Haji. Sementara untuk hajian domestik, biaya hajian biasa disebut dengan biaya “tasreh” (surat izin yang dikeluarkan pemerintah Saudi untuk hajian), meskipun sebenarnya biaya tersebut telah meliputi sewa tenda, makan 3 kali sehari dan fasilitas lainnya.

Berapa sebenarnya “harga tasreh” bagi warga Saudi maupun ekspatriat yang ingin berangkat hajian dari dalam negeri Arab Saudi?

Sejak diberlakukan pendaftaran sistem online oleh pemerintah Arab Saudi, calon jemaah haji sebenarnya dapat dengan mudah memastikan biaya tersebut. Biayanya, mengikuti program yang disediakan. Ada tiga program hajian domestik Saudi:

  1. Program Low Fare
  2. Program Normal Fare
  3. Program Moyassur

Program Low Fare

Program ini dalam bahasa Arab, disebut “Munkhoffadz al-Takliifah” atau yang biasa dikenal program hajian bersubsidi. Program ini yang paling banyak diminati eskpatriat maupun warga Saudi. Alasannya, tentunya biayanya murah meriah dengan fasilitas yang sedikit berbeda dengan Normal Fare. Hanya saja, kuotanya sangat terbatas¬†12,052 tasreh yang disediakan, berdasarkan situs almansak.

Berikut rincian biayanya sesuai dengan kategori tenda:

Harga di atas belum termasuk biaya transportasi jemaah haji ke lokasi syarikah yang menyediakan tasreh, karena bisa jadi calon haji berdomisili di kota Riyadh sementara syarikah yang mengeluarkan tasreh di Jeddah atau Makkah. Nah, untuk menuju Mina atau Makkah sebagai transit pertama jemaah haji sebelum wukuf, pemberangkatan dimulai di kantor syarikah tersebut.

Program Normal Fare

Program hajian ini merupakan program yang memiliki kuota terbesar (184,341 tasreh) sekaligus biayanya memang “normal,” sesuai dengan fasilitas yang diberikan. Berikut daftar biaya tasreh-nya:

Kelebihan progam ini di antaranya fasilitas tenda dan menu makanan yang lebih lengkap menyesuaikan masing-masing kelas yang ditawarkan.

Program Moyassur

Progam terakhir yang ditawarkan adalah “moyassur.” Hajian dengan program ini juga cukup hemat biaya, hanya saja fasilitasnya yang sederhana, seperti tidak menggunakan sarana monorel selama di Masy’aril Haram, lokasi tenda kurang strategis, dan lainnya. Terdapat 10,000 tasreh untuk program ini.

Berikut rincian biayanya:Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah membuka pendaftaran hajian domestik mulai pertengahan bulan Ramadan (30 Juli 2018) hingga akhir bulan Syawwal (13 Juli 2018).

Bagi Anda yang telah berniat hajian tahun ini, segera memesan tasreh sesuai dengan program yang disediakan, sebelum habis kuotanya, mengingat peminatnya jauh lebih banyak daripada kuota tasreh yang disediakan.

Sumber: http://localhaj.haj.gov.sa, https://www.almansak.net/

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *