Kereta Cepat Haramain Akan Mulai Beroperasi bulan September

Posted on Posted in Info Haji

Kereta listrik berkecepatan tinggi pertama yang menghubungkan Mekah dan Madinah akan mulai beroperasi pada bulan September 2018, sebagaimana yang dikatakan Menteri Transportasi Saudi, Nabil bin Mohammed Al-Amoudi pada hari Ahad (6/5).

Kereta listrik yang dirancang untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam ini dianggap yang tercepat di Timur Tengah. Kereta api ini dapat mengangkut 60 juta penumpang pertahun pada saat beroperasi penuh pada awal 2019, menurut Al-Amoudi.

Jalur utama sepanjang 450 kilometer dimulai dari King Abdullah Economic City, Madinah melalui jalur rel yang singkat ke Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) di Jeddah.

Al-Amoudi menjelaskan hal ini pada sesi pembukaan Forum Ekonomi di The Ritz Carlton Hotel di Jeddah. Dia juga menekankan bahwa transportasi merupakan pilar utama ekonomi nasional dan pendorong kebangkitan ekonomi menuju Visi Saudi 2030. 

Selain rel kereta api Makkah-Madinah, proyek transportasi utama lainnya adalah bandara baru di Jeddah, menurut Al-Amoudi. Bandara tersebut, tambahnya, akan mulai beroperasi bulan Mei ini, dengan jumlah penerbangan domestik yang masih terbatas.

Selanjutnya penerbangan domestik akan ditambahkan pada bulan Juli dan September, bersama dengan enam gerbang baru untuk penerbangan internasional, dengan jumlah total menjadi 17 gerbang, jelas Al-Amoudi.

King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah akan beroperasi penuh dalam tiga bulan pertama pada tahun 2019, dengan total 46 pintu masuk. “Ini akan menjadi lima kali lebih besar dari ukuran bandara yang telah ada, dengan kapasitas 30 juta penumpang per tahun,” kata Al-Amoudi.

Selain itu, sektor penerbangan berencana mengembangkan 12 bandara domestik untuk tahap lebih lanjut, kata Al-Amoudi.

Dia menggambarkan KAIA sebagai salah satu proyek paling penting dari Otoritas Penerbangan Sipil, menimbang bahwa KAIA merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas dalam layanan bandara, yang lima kali lebih besar dari yang ada dan dengan kapasitas untuk menampung lebih dari 30 juta pengunjung. sumber: saudinesia

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *