Ringkasan Kajian Manasik Haji di ICC Dammam

Posted on Posted in Bimbingan

Definisi Manasik, Haji, dan Umrah

oleh Ustadz Alwi, Lc

Pengertian Manasik

Manasik jamak dari mansak atau mansik. Dari kata kerja nasaka, yansuku. Arti manasik bermuara kepada 3 hal;

  1. Amalan ibadah haji.
  2. Tempat-tempat ibadah haji.
  3. Binatang yang disembelih.

Pembahasan yang dimaksud di sini pada pengertian pertama, yaitu amalan-amaln ibadah haji.

Pengertian Haji

Haji dari kata hajja yahujju, artinya menuju ke tempat tertentu. Pengertian syar’i adalah ibadah haji yang dipahami kita bersama. Ibadah haji telah dilaksanakan sejak lama, sejak nabi Ibrahim alaihis salam.

Makna Umrah

Secara bahasa: meramaikan. Secara istilah: mengunjungi Baitullah dengan syarat-syarat yang telah ditentukan secara syariat.

 

Fadhilah Haji

Sebagaimana hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam: “Barangsiapa berhaji ke Baitullah, kemudian tidak melakukan perbuatan rofats dan kefasikan, maka dia akan kembali seperti bayi yang dilahirkan.” (atau sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam).

* rofats = ucapan dan perbuatan yg tidak pantas, seperti tertawa terbahak2 yg berlebihan, pembicaraan yang berkiatan dengan syahwat; menyebutkan keindahan wanita, merayu wanita. Ulama juga menyebutkan rofats termasuk berjanji kpd seorang wanita utk dinikahi setelah berhaji.

Pengertian Haji Mabrur

Mabrur berasal dari kata birun, yang artinya kebaikan. Dikatakan haji mabrur jika tidak ada riya dan sum’ah dalam melaksanakan haji. Haji mabrur juga harus terpenuhi syarat, rukun dan kewajiban haji.

* riya = ibadah yg ingin dilihat

* sum’ah = ibadah yg ingin dilihat

Untuk itu jemaah haji diingatkan agar tidak selfie dan mengangkat status di medsos setiap melaksanakan amalan ibadah haji.

Poin-poin lain tentang kemuliaan haji:

– Dapat menghapus dosa2 yang telah berlalu

– Jihad yang Paling Utama & Indah adalah haji yang mabrur

– Menghapuskan kefakiran

– Sebagai tamu Allah, juga termasuk utusan Allah: orang yg berperang di jalan Allah, yg berhaji dan yg menunaikan …..

– Dikabulkan apa yg diminta kepada Allah

– Tidak ada seorang mukmin yg bertalbiyah kecuali akan diberi kabar gembira surga. Saat bertalbiyah: saat mulai Ihram, perjalanan menuju Mina.

– Allah membanggakan org yg berwukuf di Arofah. “Tidak ada satu haripun Allah banyak memerdekan hambaNya kecuali hari Arofah.” (aw kamaa qola hadits). Hadits-hadits lainnya banyak yang menyebutkan hamba yang dibanggakan oleh Allah saat wukuf di Arofah di depan para malaikat.

Manasik Haji

oleh Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari

Rukun Haji

Rukun adalah sesuatu yg tdk bisa tegak kecuali dengannya.  Sebagai contoh suatu bangunan tdk akan tegak kecuali dg rukun (tiang2 pancang). Dalam Ibadah haji, tidak akan tegak (syah) jika tidak ada rukun tersebut. Rukun haji ada 4, jika ditinggalkan salah satunya hajinya tidak akan syah.

1. Ihram

Ihram adalah niat masuk utk melaksanakan manasik haji atau umrah. Ihram dilakukan di miqot, utk jamaah dari Wilayah Timur Arab Saudi, miqotnya di Qornul Manazil (Sail Kabir). Jika tdk berniat ihram, maka tidak syah haji/umrohnya. Niat adalah keinginan di dalam hati utk melakukan sesuatu.

2. Wukuf di Arofah

Wukuf dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam: “haji adalah Arofah.” Ibnu Manzur berkata para ulama bersepakat bahwa wukuf di Arofah adalah rukun, tidak ada haji jika tidak ada wukuf di Arofah.

Wukuf memiliki kewajiban jika dimulai bada dzuhur, maka harus menetap sampai matahari tenggelam. Setelah itu bisa bertolak ke Muzdalifah. Jika ada suatu hal, hanya lewat di Padang arofah di malam hari, maka dianggap syah.

3. Thowaf Ifadhah

Thowaf terbagi menjadi beberapa;

  1. Thowaf qudum, bagi haji ifrod
  2. Thowaf umra, untuk haji tamattu’ di awal tiba di makkah
  3. Thowaf sunnah, kapan saja saat tiba di masjidil haram
  4. Thowaf ifadhoh, thowaf rukun haji yg dikerjakan pada tgl 10 Dzulhijjah atau diakhirkan sg thowaf wada’
  5. Thowaf wada,’ thowaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Makkah.

catatan: menurut kebiasaan hamlah jamaah haji lokal tidak menyediakan transportasi untuk thowaf ifadhoh ke Makkah di tgl 10 Dzulhijjah, tetapi thowaf ifadhoh dilakukan bersama dengan thowaf wada.’

4. Sa’i untuk Haji

Berjalan antara shofwa dan marwah 7 kali putaran.

Wajib Haji

Wajib dalam manasik haji adalah barangsiapa yang lupa atau meninggalkan salah satu manasik haji, maka harus membayar damm.  Yang termasuk wajib-waijb haji adalah:

1. Ihram dari miqot

2. Wukuf di Arofah. Berdiam di Arofah dari setleah dzuhur sampai tenggelam matahari bagi yg memulai wukufnya di siang hari.

3. Mabit di Muzdalifah.

Mabit ada 3 macam;

  1. Malam tanggal 9 Dzulhijjah di Mina, hukumnya sunnah
  1. Malam tanggal 10 Dzulhijjah di Muzdalifah, hukumnya wajib
  1. Malam tanggal 11, 12 dan atau 13 Dzulhijjah (hari-hari Tasyriq), hukumnya wajib

Ketika mabit di Muzdalifah, maka shalat maghrib dan isya diqoshor dan jamak ta’khir di Muzdalifah.

4. Mabit di Mina pada malam hari2 Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah)

Untuk haji yang melaksanakan nafar awal, harus meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah sebelum matahari tenggelam. Selama waktu mabit ini, ada dua manasik yg dikerjakan; mabit dan lempar jumroh (sughra, wustho, kubro).

5. Lempar Jumrah Secara Urut

Lempar jumrah terbagi 2;

  1. Lempar jumrah aqobah, yang pling dekat ke Makkah, dilakukan pd tgl 10 Dzulhijjah.
  2. Lempar jumrah shugro, wustho, aqobah di hari2 tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah).

6. Potong Rambut

Untuk laki-laki yang terbaik dicukur habis. Untuk wanita dikumpulkan dan dipotong ujungnya.

7. Hadyu

Menyembelih kambing di Makkah di tanggal 10 Dzulhijah, sebagai rasa syukur setelah menunaikan umrah dan haji secara bersamaan (tamattu dan qiron).

8. Thowaf Wada’

Thowaf sebelum meninggalkan kota Makkah, keringanan bagi wanita yang haidh atau nifas tidak mengapa tidak melakukan thowaf wada’.

 

*) Diringkas oleh Abu Fakhri

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *