Kosakata dalam Hajian

Posted on Posted in Istilah-istilah Haji

Tidak sedikit istilah yang kita kenal dalam bahasa Indonesia, serapan dari bahasa Arab. Karenanya, tidak jarang terjadi perubahan pengucapan (fonetik) juga maknanya (tahrif). Agar tidak keliru memahami beberapa istilah yang populer selama hajian, berikut pengertiannya secara bahasa dan istilah.

Haji

Haji secara bahasa adalah al-qosdu (bermaksud). Secara istilah syara’ berarti beribadah kepada Allah dengan melaksanakan rangkaian ibadah haji berdasarkan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebagian ulama mengartikan haji adalah bermaksud pergi ke Makkah dengan amalan khusus. Akan tetapi definisi ini terlalu ringkas, karena haji lebih khusus daripada itu, yaitu jika dikatakan amalan khusus, maka lebih utama disebutkan dengan at-ta’abud lillah, ibadah kepada Allah.

Umrah

Secara bahasa umrah artinya ziarah. Secara istilah syara’ adalah ibadah kepada Allah dengan thowaf di Masjidil Haram, sya’i dari Shofwa ke Marwah, memotong rambut atau menipiskannya.

Manasik

Manasik jamak dari mansak, yang artinya tempat atau waktu ibadah, yang berarti peribadatan. Para ahli fikih menjadikan kata mansak atau manasik berkaitan dengan haji dan umrah. Karena di dalam dua ibadah tersebut terdapat hadyu dan fidyah, yang mengandung arti an-nusuk, yaitu menyembelih (adz-dzabhu).

Miqot

Kata miqot diambil dari kata al-waqtu, yang dimaksudkan adalah waktu dan tempat. Di miqot inilah laki-laki mulai mengenakan pakaian ihram (dua buah kain yang menutupi bagian atas dan bawah), adapun wanita menggunakan pakaian apa saja yang menutupi aurat.

Ihram

Ihram diambil dari kata at-tahriim, kata kerjanya ahroma, berarti masuk ke “haram.” Sebagaimana takbir pertama dalam shalat disebut “takbirotul ihrom,” karena dengan dimulainya takbir tersebut maka diharamkan mengerjakan yang dilarang seorang yang sedang shalat. Secara istilah syar’i, ihram berarti niyatul nusuk, niat masuk beribadah haji atau umrah.

Muhrim

Muhrim artinya rang yang melakukan ihram, baik untuk umrah atau haji.

Mahram

Mahram adalah setiap wanita yang haram untuk dinikahi selamanya, disebab sesuatu yang mubah, karena statusnya yang haram.

Bulan-bulan Haji

Bulan-bulan haji adalah Syawwal, Dzulqo’dah, dan Dzulhijjah.

Talbiyah

Kalimat “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).

Hadyu

Hadyu adalah hewan yang disembelih sebagai kewajiban haji tamattu’ dan qiron

*) Bersambung, disarikan dari berbagai sumber

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *