Sifat Tawaf

Posted on Posted in Bimbingan, Istilah-istilah Haji

  • Ketika orang yang berhaji tiba di Mekkah, maka dia melakukan tawaf qudum tujuh putaran.
  • Melakukan ramal (lari-lari kecil) pada tiga putaran pertama dan berjalan biasa pada putaran berikutnya.
  • Mencium Hajar Aswad, atau menyentuhnya dengan tongkat kemudian mencium tongkat tersebut dan sejenisnya.
  • Mengusap rukun Yamani dan rukun hajar Aswad
  • Orang yang melakukan haji qiran cukup dengan satu tawaf dan satu sa’i.
  • Ketika tawaf harus dalam keadaan:
    A. Berwudhu’.
    B. Menutup aurat.
  • Wanita haidh melakukan semua perbuatan haji kecuali tawaf di Baitullah.
  • Disunahkan untuk membaca dzikir yang ma’tsur (diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) ketika tawaf.
  • Setelah selesai tawaf disunahkan melaksanakan shalat dua rakaat di Maqam Ibrahim.
  • Kembali ke rukun (Hajar Aswad) dan menyentuhnya (istilam).

Sumber: http://www.alsofwah.or.id/cetakkajian.php?id=2431&idjudul=1

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *